Post by Sea, an Alternative Solution to Send a Packet Abroad

Mostly flights allow us to travel with only max 20 kg baggage allowance (except Emirate Airline: max 30 kg), while I had a long long checked lists for things that I wanted to bring to a new home. Sent all things by Air Parcel Post is too expensive for me. Finally I choose Sea Parcel Post by Indonesia Postal Service. Sea Parcel Post took longer delivery time than Air Parcel Post, but it was cheap enough. Worth it for the packet that is not too urgent.

Buku-buku belajar bahasa jadi penyebab utama penambah berat barang bawaan, meskipun jumlahnya sedikit. Otomatis tidak mungkin kubawa dengan pesawat. Sempat terpikir pengiriman melalui paket udara. Tapi setelah disurvey, tarifnya terlalu mahal buatku. Untuk 1 kg berkisar kira-kira Rp 250.000,00 sampai Rp 500.000,00, sedangkan barangku kira-kira 10 kg. Itupun sudah berkali-kali disortir ulang untuk direlakan tidak dibawa. Pilihan terakhir adalah menggunakan jasa paket laut, yang tarifnya lebih murah, sekitar Rp 350.000,00 untuk 10 kg. Satu-satunya paket laut yang aku tahu adalah paket laut PT Pos Indonesia (Daftar tarif http://www.posindonesia.co.id/pplnlaut.html ). Harus kuakui, banyak pemberitaan miring mengenai pelayanan Pos Indonesia. Di sisi lain aku pun tahu, Pos Indonesia sedang berbenah untuk mentransformasi dirinya menjadi lebih baik. Walaupun ada kekhawatiran, tapi akhirnya kupercayakan paketku padanya. Berikut beberapa tips untuk pengiriman paket melalui pos laut.

Tips Persiapan Pengiriman
  1. Jangan menutup rapat dus paket dari rumah, karena petugas akan terlebih dulu memeriksa barang kita sebelum ditutup untuk dikirimkan. 
  2. Beberapa hal yang sebaiknya disiapkan sebelum pengiriman ke Kantor Pos:

    • Kardus yang cukup tebal, sekiranya aman untuk melindungi barang kita
    • Plastik besar, untuk melindungi semua kita dari air. Karena pengiriman melalui laut, ada baiknya seluruh barang tertutup plastik sebelum dimasukkan ke dalam kardus besar
    • Kertas yang sudah tertulis alamat tujuan dengan jelas – sebaiknya dicetak komputer dengan ukuran huruf relatif besar agar mudah terbaca.
    • Plastik untuk melindungi kertas alamat – supaya kertas alamat terlindung dari air dan alamat tidak luntur
    • Spidol permanen, gunting, plakban – just in case diperlukan
  3. Untuk pengiriman barang ke Jerman, berikut ini adalah beberapa jenis barang yang tidak diperbolehkan dikirim:

    • Senjata api
    • Kembang api
    • Barang-barang yang berbau pornografi
    • Makanan yang membahayakan kesehatan
    • Narkoba
    • Obat-obatan
  4. Setelah semua pemeriksaan selesai, pastikan kardus paket tertutup sempurna.
  5. Simpan resi pembayaran paket, hingga paket benar-benar sampai ke alamat tujuan. Ini berguna untuk mengajukan klaim jika seandainya paket tidak sampai ke alamat tujuan.
 Pengambilan Paket


Lamanya waktu pengiriman paket dari Indonesia – Jerman adalah sekitar 1 – 1.5 bulan. Jika paket sudah sampai di kota kita, kita akan mendapat surat pemberitahuan dari Zollamt (Customs Office) bahwa ada paket untuk kita. Paket tersebut diambil di Zollamt sesuai jam kerja mereka. Jangka waktu pengambilan sekitar 1 minggu. Jangan membayangkan paket kita sudah terbuka dan berantakan karena pengecekan ulang di Zollamt. Paket kita tidak dibuka sama sekali oleh Customs Officer sebelum kita datang. Setelah menunjukkan surat pemberitahuan paket, kita sendiri yang diminta membuka paket dan membongkar isinya. Customs Officers hanya melihat seandainya ada barang bawaan yang seharusnya tidak boleh dibawa. Jadi dapat dipastikan, setelah paket sampai, barang tidak akan ada yang hilang sebagian. Selain itu pelayanan Customs Officer juga cukup memuaskan. Mereka sangat ramah dan sopan.

Tips Pengambilan Paket
  1. Bawalah troley luggage - jika kita harus berjalan kaki atau menggunakan public transport untuk mengambil paket, sementara paket kita cukup besar dan isinya banyak macam. Karena setelah dus paket kita terbongkar, akan sulit membawa isinya yang berantakan dalam dus yang sudah terbuka. Lebih mudah jika barang dipindahkan ke dalam luggage.
  2. Bawalah tali dan isolasi – just in case diperlukan
  3. Siap-siap membawa pulang dus paket karena ada kemungkinan Zollamt tidak menyediakan tempat sampah untuk membuang dus kita, sehingga kita harus membawanya serta.

Komentar